Jumat, 28 Oktober 2011

Pengertian Ekonomi Koperasi

Nama  : Hendra Eka Rusmedia
NPM  : 23210207
Kelas  : 2EB22
Tugas 1


Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip koperasi juga sebagai penigkattan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi bertujuan untuk mensejahterahkan anggota.



Koperasi adalah jenis badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum.
Koperasi melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.
Koperasi menurut UUD 1945 pasal 33 ayat 1 merupakan usaha kekeluargaan dengan tujuan mensejahterakan anggotanya.




Pengertian pengertian pokok tentang Koperasi :
  1. Mempunyai sifat saling tolong menolong.
  2. Membayar sejumlah uang sebagai simpanan pokok dan simpanan wajib sebagai syarat menjadi anggota
  3. Kerugian dan keuntungan ditanggung dan dinikmati bersama secara adil.
  4. Pengawasan dilakukan oleh anggota.
  5. Merupakan perkumpulan orang orang termasuk badan hukum yang mempunyai kepentingan dan tujuan yang sama.
  6. Menggabungkan diri secara sukarela menjadi anggota dan mempunyai hak dan kewajiban yang sama sebagai pencerminan demokrasi dalam ekonomi.




Menurut UU No. 25 tahun 1992 Pasal 5 disebutkan prinsip koperasi, yaitu :
  1. Koperasi Simpan Pinjam
    adalah koperasi yang bergerak di bidang simpanan dan pinjaman
  2. Koperasi Konsumen
    koperasi beranggotakan para konsumen dengan menjalankan kegiatannya jual beli menjual barang konsumsi
  3. Koperasi Produsen
    koperasi beranggotakan para pengusaha kecil (UKM) dengan menjalankan kegiatan pengadaan bahan baku dan penolong untuk anggotanya.
  4. Koperasi Pemasaran
    koperasi yang menjalankan kegiatan penjualan produk/jasa koperasinya atau anggotanya
  5. Koperasi Jasa
    Koperasi yang bergerak di bidang usaha jasa lainnya.
Tujuan koperasi yaitu meningkatkan  kesejahteraan anggotanya. Untuk mencapai tujuan tersebut anggota koperasi mempunyai kewajiban. Kewajiban yang dimaksud ialah membayar simpanan pokok dan simpanan wajib.


Lambang koperasi Indonesia

Lambang gerakan koperasi Indonesia memiliki arti sebagai berikut :



-Rantai (di sebelah kiri): melambangkan ikatan kekeluargaan, persatuan dan persahabatan yang kokoh. Bahwa Anggota sebuah Koperasi adalah Pemilik Koperasi tersebut, maka semua Anggota menjadi bersahabat, bersatu dalam kekeluargaan, dan yang mengikat sesama Anggota adalah hukum yang dirancang sebagai Anggaran Dasar (AD) / Anggaran Rumah Tangga (ART) Koperasi. 


- Bintang dalam perisai yang dimaksud adalah Pancasila, merupakan landasan ideal koperasi. Bahwa Anggota Koperasi yang baik adalah yang mengindahkan nilai-nilai keyakinan dan kepercayaan, yang mendengarkan suara hatinya


-Timbangan berarti keadilan sosial sebagai salah satu dasar koperasi. Biasanya menjadi simbol hukum. Semua Anggota koperasi harus adil dan seimbang antara "Rantai" dan "Padi-Kapas", antara "Kewajiban" dan "Hak". Dan yang menyeimbangkan itu adalah Bintang dalam Perisai.


-Roda Bergigi menggambarkan upaya keras yang ditempuh secara terus menerus. Hanya orang yang pekerja keras yang bisa menjadi calon Anggota dengan memenuhi beberapa persyaratannya.


-Kapas dan Padi (di sebelah kanan): menggambarkan kemakmuran anggota koperasi secara khusus dan rakyat secara umum yang diusahakan oleh koperasi. Kapas sebagai bahan dasar sandang (pakaian), dan Padi sebagai bahan dasar pangan

Rabu, 25 Mei 2011

Tugas 4 Perekonomian Indonesia ( Kebijakan Pemerintah Indonesia )

KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM MENGATASI KRISIS KEUANGAN GLOBAL

Dampak krisis keuangan global kini telah menghantui hampir semua negara. Semula mungkin tidak terbayang, bagaimana mungkin masalah kredit macet di negara Amerika Serikat bisa berdampak pada negara-negara lain yang tidak berdosa. Tapi itulah yang terjadi. Sebagai dampak dari ekonomi liberal yang dianut kebanyakan negara, termasuk Indonesia, kini krisis ekonomi yang bermula datang dari Amerika Serikat, telah merembet ke negara-negara di Eropah, Asia, Afrika, dan lain-lain.

Kerjasama internasional tentunya tidak akan berhenti dalam pembahasan di Washington saja. Setelah itu Presiden Yudhoyono akan menghadiri pertemuan APEC di Peru, pada tanggal 23-24 November 2008. Selain masalah kerjasama antar negara dan bilateral sesama anggota negara APEC, juga akan dibahas kelanjutan upaya kerjasama internasional dalam mengatasi krisis keuangan global, yang sebelumnya telah disepakati di Beijing dan Washington.
Kehadiran Presiden Yudhoyono, baik di Washington maupun di Peru, tentunya diharapkan dapat memberikan kontribusi, tidak hanya kepada dunia internasional, tapi juga penguatan daya tahan bangsa Indonesia menghadapi krisis keuangan global tersebut. Langkah dan kebijakan pemerintah dalam mengatasi krisis keuangan global banyak diapresiasi negara lain. Kegesitan Presiden Yudhoyono dalam memimpin Rapat Kabinet Paripurna  pada tanggal 6 Oktober 2008 dengan melibatkan para Menteri, KADIN, pengamat ekonomi, dan pemangku kepetingan lainnya, berhasil meredam dampak yang lebih luas dari krisis keuangan global tersebut di dalam negeri.


Kamis, 28 April 2011

Tugas 3 Perekonomian Indonesia ( Distribusi Pendapatan Dan Kemiskinan Provinsi Sumatera Barat )

Distribusi pendapatan provinsi sumatera barat

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan distribusi pendapatan dan tingkat kesejahteraan masyarakat di Propinsi Sumatera Barat. Penelitian ini juga untuk mengetahui pengaruh pendapatan per kapita terhadap distribusi pendapatan dan tingkat kesejahteraan di daerah Propinsi Sumatera Barat.

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data PDRB per kapita, pengeluaran rumah tangga, angka harapan hidup, angka kematian bayi dan angka melek huruf. Data bersumber dari BPS dan Bappeda Sumatera Barat serta dari BPS Jakarta (data susenas) dari tahun 1996-2000.

Dari hasil analisis diketahui bahwa tingkat distribusi pendapatan yang menggunakan analisis indeks Gini di Propinsi Sumatera Barat adalah 0,30 yang menunjukkan bahwa pembagian pendapatan yang relatif merata sedangkan indeks Gini terendah adalah Kabupaten Pesisir Selatan yaitu 0,23 dan indeks Gini tertinggi berada pada Kabupaten Padang Pariaman 0,31. Tingkat Kesejahteraan diukur dengan indeks mutu hidup atau indeks PQLI Physical Quality Life Index. Hasil analisis menunjukkan tingkat kesejahteraan di Propinsi Sumatera Barat mempunyai kecenderungan yang meningkat dari tahun ke tahun, yang berarti perkembangan tingkat kesejahteraan yang bertambah tinggi dan terjadinya peningkatan mutu hidup masyarakat. Peningkatan pendapatan per kapita mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap angka harapan hidup, peningkatan pendapatan per kapita akan menurunkan angka kematian bayi dan terhadap distribusi pendapatan pengaruhnya adalah negatif dan signifikan sedangkan pendapatan per kapita tidak perpengaruh pada angka melek huruf.



Distribusi kemiskinan provinsi sumatera barat


Berbagai pendekatan untuk estimasi distribusi pengeluaran digunakan oleh para ahli baik yang bersifat parametrik maupun non parametrik. Pendekatan parametrik dilakukan dengan menghubungkan distribusi pengeluaran dengan distribusi parametrik tertentu seperti distribusi lognormal, beta, gamma maupun dagum (misalnya dalam Lin, 2003, Kleiber, 2003 serta Bandourian, McDonald dan Turley, 2002). Pendekatan parametrik kurang fleksibel menyesuaikan dengan pola data hasil survei yang mungkin saja tidak mirip sama sekali dengan distribusi formal yang ada. Karena itu, pendekatan nonparametrik menjadi alternatif pilihan dalam estimasi distribusi pengeluaran. Pendekatan nonparametrik yang paling luas penggunaannya dalam estimasi distribusi pengeluaran adalah pendekatan densitas kernel (sebagai contoh, Pittau dan Zelli, 2002; Zhu, 2005; Minoiu, 2006 dan Basile, 2007). BPS dalam melakukan analisis kemiskinan berdasarkan data pengeluaran per kapita hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas 2002 dan 2005) tidakmempertimbangkan distribusi statistiknya. Sehingga perlu alternatif analisis yaitu dengan mengestimasi distribusi pengeluaran yang dihasilkan dari survei rumahtangga dengan menggunakan pendekatan densitas kernel adaptif. Hasilnya adalah pendekatan fungsi densitas kernel adaptif mempunyai nilai MSE (Mean Square Error) yang lebih kecil dibandingkan dengan pendekatan distribusi parametrik Lognormal, Lognormal 3-Parameter, Loglogistik, dan Loglogistik 3- Parameter. Hasil estimasi menggunakan fungsi densitas kernel adaptif untuk analisis kemiskinan di Propinsi Sumatera Barat

Jumat, 18 Maret 2011

Tugas 2 perekonomian indonesia ( Aku bangga ekonomi indonesia )

PETA PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA

Letak geografis adalah letak suatu daerah atau wilayah dilihat dari kenyataan di permukaan bumi. Berdasarkan letak geografisnya, kepulauan Indonesia di antara Benua Asia dan Benua Australia, serta di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Dengan demikian, wilayah Indonesia berada pada posisi silang, yang mempunyai arti penting dalam kaitannya dengan iklim dan perekonomian.

Keadaan geografis Indonesia dapat menjadi suatu kekuatan dan kesempatan bagi perkembangan perekonomian kita, dan sebaliknya dapat menjadi kelemahan dan ancaman bagi perekonomian kita.
Banyaknya pulau di Indonesia akan menjadi kekuatan dan kesempatan, jika pulau-pulau yang sebagian besar merupakan kepulauan yang subur dan kaya akan hasil-hasil bumi dan tambang, dapat diolah dangan prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat banyak. Dengan kemampuan menggali dan memanfaatkan kekayaan alam yang ada Indonesia akan banyak memiliki pilihan produk yang dapat dikembangnya sebagai komoditi perdagangan, baik untuk pasar lokal maupun untuk pasar internasional. Dan dengan keindahan dan keanekaragaman budaya kepulauan tersebut dapat menjadi sumber penerimaan negara andalan melalui industri pariwisata.

Indonesia hanya mengenal dua musim. Dengan kondisi iklim yang demikian itu menyebabkan beberapa produk hasil  bumi dan indusri menjadi sangat spesifik sifatnya. Dengan demikian diperlukan usaha untuk memanfaatkan keunikan produk Indonesia tersebut untuk memenangkan persaingan di pasar lokal maupun dunia.

Contoh Pertumbuhan ekonomi indonesia

Potensi sumber daya alam Kabupaten Kepulauan Sula meliputi pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, kelautan, pertambangan, industri dan pariwisata. Potensi unggulan pada saat ini bertumpu pada sektor kehutanan dan perikanan mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah.

Pertanian
Menurut data Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula, pengembangan pertanian tanaman pangan meliputi sayur-sayuran, kacang tanah, ubi kayu dan ubi jalar. Sedangkan pengembangan agrowisata untuk komoditas buah-buahan meliputi durian, langsat, manggis dan mangga. Sampai dengan tahun 2005 luas lahan untuk usaha pertanian tercatat 24.743,56 Ha dengan produksi sebesar 33.608,62 ton/tahun.

Kehutanan
Potensi kehutanan di Kabupaten Kepulauan Sula berupa hutan alam yang berdasarkan Peta Paduserasi RTRWP dengan TGHK memiliki luas hutan 471.951,53 Ha yang terdiri dari Hutan Lindung 46,426,70 Ha, Hutan Suaka alam 12.683,53 Ha, Hutan Produksi Tetap 24.250,00 Ha, Hutan Produksi Terbatas 55.014,00 Ha, Hutan Produksi dapat dikonversi 281.077,70 Ha, Areal Penggunaan Lain 52.499,60 Ha

Perikanan
Usaha perikanan di Kabupaten Kepulauan Sula adalah perikanan rakyat. Produksi perikanan sangat beragam dengan kesediaan potensi 80.547,81 ton/tahun dan potensi lestari sebesar 40.273,91 ton/tahun dengan standing stock pelagis (permukaan) 33.060,94 ton/ tahun serta ikan demersal (dasar) 16.875,61 ton/tahun dimana pemanfaatan untuk kedua komoditas ini baru mencapai 11.506,53 ton/tahun atau 22,8 persen dari potensi lestari.

Pertambangan
Di Kabupaten Kepulauan Sula terdapat beberapa indikasi sumber bahan galian golongan A, B dan golongan C, yaitu tambang emas terdapat di Kecamatan Mangoli Timur (Desa Waitina dan Kawata). Kemudian tambang batubara terdapat di terdapat di sepanjang semenanjung Kecamatan Sulabesi Barat (Desa Fuata) dan Kecamatan Taliabu Timur (Desa Sahu dan Tabona) serta Kecamatan Sanana (Desa Wai Ipa) dengan perkiraan cadangan 10.400.000 m. Tambang minyak dan gas terdapat di Kecamatan Mangole Barat (Desa Falabisahaya, Minaluli, Modapuhi, Modapia dan Saniahaya), Cekungan Sula (Memanjang dari perbatasan Kabupaten Banggai hingga sebelah Utara Pulau Taliabu dan Mangoli) dan Cekungan Sula Selatan di sebelah Selatan Pulau Taliabu.










Kamis, 24 Februari 2011

TUGAS PEREKONOMIAN INDONESIA

PEREKONOMIAN PADA PEMERINTAHAN SBY-JK

Empat Tahun pemerintahan SBY – JK, pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami pasang surut. Diawal pemerintahan pada Oktober 2004 hingga tahun 2006, pemerintahan SBY – JK (berkaca pada pencapaian pertumbuhan tahun 2005 dan 2006) 

pemerintahan SBY – JK untuk melakukan pencapaian percepatan pertumbuhan ekonomi. Pada tahun 2007, momentum percepatan sudah kembali hadir yang dapat dilihat pada pencapaian target pertumbuhan mencapai 6.3 persen meskipun kondisi ini masih sangat riskan dipertahankan dengan memperhatikan gejolak global (kenaikan harga minyak dan komoditas pangan) yang sedang terjadi di akhir-akhir penghujung tahun 2007 hingga saat ini dan juga bergantung ketahanan perekonomian domestik Indonesia sendiri. Momentum yang relatif sudah kembali ini, akan dapat dipertahankan apabila kondisi menyeluruh perekonomian yang dicapai dengan pencapaian pertumbuhan 6.3 persen pada tahun 2007 mampu bertahan kokoh menghadapi gejolak eksternal (global) yang sedang terjadi hingga tahun 2008.

Gejolak perekonomian global yang dimulai dengan kasus sub-prime mortage di Amerika Serikat, bergejolaknya harga minyak dunia dan beberapa komoditas pangan serta krisis finansial global yang sedang terjadi menjadi tantangan berat bagi pemerintahan sekarang untuk melanjutkan momentum pertumbuhan yang sudah kembali tersebut. Keberlanjutan momentum ini juga tergantung pada kualitas dan besarnya daya tahan perekonomian yang tercipta hingga tahun 2007 yang silam. Apabila kualitas dan daya tahan perekonomian tidak tereflesikan secara simetris dengan angka pencapaian pertumbuhan yang relatif baik hingga akhir tahun 2007, maka kondisi perekonomian Indonesia sangatlah rawan rontok dalam menghadapi imbas gejolak eksternal yang sedang terjadi.

Kondisi kecenderungan makin melebarnya kesenjangan sektor tradable dan non-tradable dan stagnan serta relatif kecenderungan menurunnya sektor manufaktur menandakan kualitas pertumbuhan sektoral tidak optimal, sehingga sangat sulit diharapkan memberikan dampak berarti bagi pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran serta pemerataan pendapatan

Selama empat tahun terakhir, pola pertumbuhan sektoral masih menunjukkan kesenjangan yang masih cenderung lebar antara sektor tradable dan non-tradable. Pertumbuhan sektor tradable yang relatif jauh dibawah pertumbuhan PDB, sebaliknya pertumbuhan non-tradable yang selalu jauh diatas pertumbuhan PDB.

Pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan

Berkali-kali masalah kemiskinan yang dihadapi bangsa Indonesia telah dijadikan sasaran program pemerintah yang selalu prihatin dan bertekad “memberantasnya”. Namun selalu saja berbagai program itu laksana sekedar “pelipur lara”. Selama Orde Baru (1966-1998) program-program penanggulangan kemiskinan cukup serius dilaksanakan tetapi hasilnya masih kurang berarti karena pertumbuhan ekonomi tinggi juga mengakibatkan meningkatnya ketimpangan ekonomi dan kesenjangan sosial, sehingga kemiskinan relatif meningkat.

PEREKONOMIAN PADA PEMERINTAHAN SBY -BOEDIONO

Selama setahun pemerintahan SBY-Boediono tidak banyak gapaian yang dapat dihasilkan di bidang ekonomi. Pemerintah terlalu dibuai dengan angka-angka statistik pertumbuhan ekonomi di pasar modal. Padahal pertumbuhan ekonomi yang saat ini terjadi adalah akibat aliran hot money yang sewaktu-waktu bisa hengkang dari Indonesia.


Pengamat ekonomi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Latief Adam, kinerja pemerintah  di bidang ekonomi sepanjang  satu tahun terakhir tidak mengalami kemajuan. Ia menilai pemerintah masih bangga dengan pencapaian-pencapaian bersifat teori yang ditulis dalam RAPBN 2011. Padahal menurutnya yang terpenting adalah realisasi target pencapaian yang dapat dilihat dari berkurangnya angka pengangguran dan angka kemiskinan  yang ternyata belum berhasil dilakukan pemerintah hingga sekarang.

Kamis, 06 Januari 2011

Tugas Pengantar Bisnis 2 Fungsi Manajemen

Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.



manajemen adalah seni (Art) atau suatu ilmu pnegetahuan. Mengenai inipun sesungguhnya belum ada keseragaman pendapat, segolongan mengatakan bahwa manajemen adalah seni dan segolongan yang lain mengatakan bahwa manajemen adalah ilmu. Sesungguhnya kedua pendapat itu sama mengandung kebenarannya.


Manajemen juga adalah suatu ilmu pengetahuan maupun seni. Seni adalah suatu pengetahuan bagaimana mencapai hasil yang diinginkan atau dalm kata lain seni adalah kecakapan yang diperoleh dari pengalaman, pengamatan dan pelajaran serta kemampuan untuk menggunakan pengetahuan manajemen.

Fungsi-Fungsi Manajemen (Management Functions) Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. Ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan

  1. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.
  2. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana keputusan harus diambil.
  3. Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha

Senin, 27 Desember 2010

tugas pengantar bisnis subdomain gunadarma

1. Universitas Gunadarma
http://gunadarma.ac.id/

2. SAP Gunadarma Online
http://sap.gunadarma.ac.id/

3. Virtual Class Universitas Gunadarma
http://v-class.gunadarma.ac.id/login/index.php

4. UG Conference
http://seminar.gunadarma.ac.id/

5. UG Career Center
http://career.gunadarma.ac.id/

6. UG Helpdesk
http://helpdesk.gunadarma.ac.id/v3/

7. Studentsite Gunadarma
http://studentsite.gunadarma.ac.id/

8. Perpustakaan Gunadarma
http://library.gunadarma.ac.id/

9. UG E-Paper
http://papers.gunadarma.ac.id/

10. UG Wartawarga
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/

11. Baak Gunadarma
http://baak.gunadarma.ac.id/

12. UG Community
http://community.gunadarma.ac.id/

13. UG Open Course Ware
http://ocw.gunadarma.ac.id/

14. UG Open Storage
http://openstorage.gunadarma.ac.id/

15. Virtual Class Universitas Gunadarma
http://v-class.gunadarma.ac.id/login/index.php

16. UG Conference
http://seminar.gunadarma.ac.id/

17. SAP Gunadarma Online
http://sap.gunadarma.ac.id/

18. UG Helpdesk
http://helpdesk.gunadarma.ac.id/v3/

19. UG Career Center
http://career.gunadarma.ac.id/

20. UG Program Pasca Sarjana
http://pasca.gunadarma.ac.id/

21. Staffsite Gunadarma
http://staffsite.gunadarma.ac.id/

22. Chess Pedia
http://www.chess.gunadarma.ac.id/

23. UG Bapsi
http://www.bapsi.gunadarma.ac.id/

24. UG E-Journal
http://www.ejournal.gunadarma.ac.id/

25. UG Elearning
http://www.elearning.gunadarma.ac.id/

26. UG Forge
http://www.ugforge.gunadarma.ac.id/

27. UG ICT Award
http://www.ictaward.gunadarma.ac.id/

28. UG Indopedia
http://www.indopedia.gunadarma.ac.id/

29. UG Point Information
http://www.ugip.gunadarma.ac.id

30. UG News
http://www.ugnews.gunadarma.ac.id

31. UG Paper Repository
http://www.repository.gunadarma.ac.id/

32. UG Video Repository
http://www.video.gunadarma.ac.id/

33. BAAK Online
http://baak.gunadarma.ac.id/